Jumat, 13 Agustus 2010

Jadikan Syukur dan Sabar sahabat sejati mu :) by Raysa Tanjung on Thursday, August 12, 2010 at 1:10am

Tidak ada yang saya pikirkan malam ini atau akhir-akhir ini ..
Selain kata syukur dan bersabar ..
(walaupun saya menyadari kurang pantas menulis note ttg ini.)

Syukur dan Sabar adalah jargon saya akhir-akhir ini(insyaallah selama nya . Amin.amin :)

Kenapa bersyukur ??

Saya merasa diri saya kurang . Serba kurang .. Hingga akhirnya Percaya Diri saya turun 180 derajat. :(
Saya selalu merasa diri saya lemah.
Tidak berkembang seperti teman-teman saya..
Hmm, teman-teman saya sudah maju. Saya merasa statis .. Malah terkadang mundur ..
Mereka sudah ada yg Maju ke pelaminan(khusus utk teman2 yg enteng jodoh. Hehe) , naik prestasinya, beasiswa ke luar negeri,naik daun di kampus, bisa beli ini itu, jadi gaul jg(hehe), dll. Hingga bermuara kepada rasa Iri. Pengen kaya gitu juga ..(naluri manusia).

Tapi akhirnya saya tersadar..
Semua berawal dari cerita mama .. Dari fakta sekeliling saya ..
Ternyata masih banyak yang di bawah saya ... :(
(saya selalu menangis mengingatnya)

Kamu tahu ??
masih ada anak gizi buruk di kota besar. Untuk berobat gratis d puskesmas saja sang ibu dan balita tsb harus jalan, entah brp puluh km harus ditapaki (mungkin sekitar 15 kilometer). saya menangis mendengarkan cerita itu dari teman saya.. Ternyata ada kejadian nyata yg miris ini di tengah hedonisme yg makin menggila.
Berat Badan saya naik 3 kg ! Saya sudah pusing 7 keliling . Seharusnya saya bersyukur ! Coba lihat adik malang itu !
Saya jalan kaki saja dari kost sampai kampus sudah rekor membanggakan . Yang selalu saya pamerkan ke ortu karena berhasil jalan sejauh itu. Padahal hanya 2 km ! Bandingkan dgn ibu tangguh itu !!

Nikmat mana yang harus saya ingkari ???

Saya sering menangis ingin pulang. Setiap ada libur 3 hari. Saya harus pulang. Kangen keluarga. Padahal jarak Semarang - Tangerang beratus2 kilometer yang harus saya tempuh. Dengan biaya yang tidak sedikit. hitunglah berapa uang yang harus ortu saya keluarkan jika saya bolak/i selama 2 minggu sekali ? Banyak !!
Coba saya lihat sekeliling ?
Ada adik sebelah rumah yang jarang sekali ketemu papah nya ?? Ia harus menahan rindu karena perceraian ortu. Sii papah menikah lagi !! Saya tahu betapa sakitnya rasa itu.. melihat keluarga lain (termasuk keluarga saya) bisa ketawa/i bersama. Tapi anak itu ???? Sudah TIDAK BISA MERASAKAN !
Tapi saya menahan rindu 1 hingga 2 bulan saja tidak bisa. Toh, ada telepon , internet yang dapat melepas rindu itu .
ya , saya mulai menyadari rasa syukur itu !

Saya sering mengeluh karena uang jajan saya kurang. Terkadang mama mengeluh ..
Coba lihat ! Teman yang seusia saya yg sudah bekerja ! Mendengarkan cerita mereka ttg sulitnya mencari uang. Dari pagi hingga malam. Paling hanya digaji 40.000/hari itu saja badan seperti remuk.
hati saya mulai menangis . Tersadar perlunya rasa syukur itu ..

Bersyukur dgn apa yang telah Allah berikan kepada kita !! Dengan itu hati saya merasa sejuk .
Tidak ada rasa iri, rasa lemah, sedih, kecewa dengan hidup ini ..
selalu merasa cukup dgn apa yang ada .. Itu saja sudah membuat saya tenteram .. :)
Dan Percaya Diri saya kembali membara .. Saya Pasti Bisa !!
Janganlah selalu saya mendangak !! Coba lah jalani hidup dgn menunduk dan menatap lurus ke depan ..

Bersabarlah .. Jalan itu pasti ada ..
Menunggu ... Itu lebih baik . :)

Meminta ini itu kepada Allah lewat solat tahajud.. Tapi belum terkabul .
Saya harus sadar. Sudah kah diri saya mampu menerima hadiah itu ??
Jika allah belum mengabulkannya berarti saya harus lebih mempersiapkan diri menjadi lebih baik agar mampu menerima hadiah itu .. Siapa tahu hadiah itu sangat besar .. Hehe. benarkah begitu kawan ?? :)

*bersyukurlah raysa :)

Rabu, 11 Agustus 2010

Ini DIA ULAH para DEWAN kami . . Part 2 by Raysa Tanjung on Friday, March 5, 2010 at 11:28am

* Ketukan Palu . . *

Yaa . . Saya terbangun mendengar ketukan palu itu . . Dan tersadar ketika si Tuan Pimpinan dikeroyok interupsi . .
Sii Tuan itu tetap memasang senyum . Tidak Peduli dikeroyok puluhan Anggota Dewan . Bak Preman Pasar , si tuan anggota menggulung jas mahal (entah berapa juta untuk membuat jas itu ) . .
Jas mahal itu bagai tak ada arti . Senilai dengan baju tangan buntung sang preman , tak ada beda antara keduanya . Malah banyak kesamaan ! Salah satunya sama-sama dipakai oleh mereka Si "Biang Ribut", "Perampas Hak orang" . .
Anggota yang siap mencakar muka si Tuan Pimpinan dihadang oleh para antek-anteknya . Para Penjaga Gedung yang bersafari biru itu berusaha menahan anggota, berusaha membuat pagar betis menjaga Sang pimpinan yang Diktator .

Tak terasa lagi ruangan yang super dingin . . Hawa Gedung Hijau panas , terbakar emosi !!
" Untung saya tadi cepat-cepat terbangun , jadi tidak merasakan panasnya neraka gedung itu . . " ujar saya.

Suara teriakan para Nyonya dan Tuan bergema . . Ah, lebih tepatnya teriakan itu seperti Nyonya dan Tuan yang menjual dagangan mereka di Pasar .
Terdengar suara Tuan Dewan "Pimpinan melakukan kejahatan konstituen !"
Nyonya Dewan pun tak mau kalah
"Pimpinan melanggar Pasal ...bla-bla...(saya lupa,malas mengingatnya !) tentang Tatib DPR !!"

Masa bodoh . . Sang Pimpinan tak mendengar ! Mending dia pergi ke Kantor pribadinya tak jauh dari Ruang Sidang ! Lebih dingin , tenang dan tentunya lebih bebas . Ya tak ada yang senyaman ruang eksklusif ini . .


*di luar pagar raksasa hijau*
Sang Pemilik Gedung Hijau berusaha masuk ke rumahnya sendiri . Cemas !!
Mengapa pagar ini tidak bisa dibuka ?
Mereka panggil sang Penjaga Gerbang . Tak berespon . . .
semakin teriknya matahari , menunggu dari pagi buta . . Lelah !!
"Hilang Kesabaran kami !"

Ada apa di dalam rumah kami ini ??
Bertanya-tanya lah kami . "hai , kami pemilik rumah ini ! Mengapa tidak boleh masuk ??"

ada rampok kah di dalamnya ????

Kami semakin kesetanan . Takut rumah kami digondol rampok .
Hanya satu terfikir . .
"mari kita hancurkan pagar ini" kata si anak muda itu penuh emosi .

"kalian tidak sayang dengan pagar ini ? Pagar ini mahal . Dari baja no.1 di negeri ini . Pemberian saudara mu dari Krakatau ." si Ibu yang bijaksana itu berusaha mencegah .

"Tidak apa-apa bu . Apa kau rela rumah agung ini diduduki oleh Rampok ? Atau kau rela rumah besar ini dihuni tikus-tikus besar yang rakus ?" kata sang Ayah menjelaskan.

"ya . . Ayah . Ibu mengerti sekarang. Mari kita bersihkan rumah ini dari tikus-tikus besar itu ! Atau kita tangakap para rampok jika memang ada di dalam." seru sang Ibu


Akhirnya mereka berusaha merobohkan pagar raksasa hijau itu. Terlalu berat . Susah . . Sangat kuat ! Tak bisa dirobohkan !

*Seandainya saja Rumah agung itu tak dipasang Pagar seraksasa ini. Tak ada pagar pembatas . Dibiarkan begitu saja, agar Kami bisa masuk sesuka hati. Karna ini memang rumah kita .
Tapi BUKAN PAGAR RAKSASA ini ! Tapi bisa juga Pagar bambu . Kelihatannya seperti cerminan sikap kami . Sederhana, ramah, terasa "welcome" kepada siapa pun . . Tapi tetap menjaga rumah kami dari segala macam ancaman .


Akhirnya sang pemilik rumah tidak bisa masuk . Menunggu di depan pagar raksasa itu hingga malam menyambut . .
Sudah tidak ada teriakan minta dibukakan pagar . Percuma !
Sudah tidak ada tenaga untuk merobohkan pagar . Lelah sekali !!
Sudah tidak ada tangisan menahan sakit . .
Yang ada hanya LAPAR dan DIAM !!

kami mati rasa . .
Mungkin akan Mati perlahan . . .

Oh TIDAK !! Masih ada matahari esok hari ! Berarti masih ada harapan !
Kami harus hidup hingga esok hari . .

Ya begitu terus cara berpikir Kami . Agar Kami TIDAK MATI karna mereka . .
Mereka hanya segelintir orang yang Rakus .

Tapi Kami yakin TUAN dan NYONYA DEWAN bisa berubah . Bisa ingat kembali dengan diri mereka. Bisa sembuh dari penyakit kronis itu. (Penyakit itu bisa sembuh atau malah menyebabkan kematian) . .

Mereka yang sama seperti Kami. Rakyat ! Yang punya mimpi sama !!

Mari TUAN NYONYA sembuhkan penyakit anda semua !
Kami rakyat akan selalu mendoakan dan berharap kalian bisa sembuh . .

Semoga allah dengar doa kami .
Amin.amin


*ps: maaf apabila ada yang merasa tersinggung. Beribu-ribu maaf saya ucapkan. Ini hanya sedikit jeritan hati saya. Dan mungkin teman2 lain juga .Saya tidak bermaksud apa-apa. Jangan dibawa ke pengadilan ya :) *

Ini dia ULAH PARA DEWAN kami . . Part 1

Selasa , 2 Maret 2010

Siang itu . . Saya menonton televisi. Tumben sekali saya tidak menonton Infotainment . Yah . . Ada acara lebih menarik siang itu "Grand Final Pansus Century" . . Ini yang saya tunggu dari beberapa bulan yang lalu . Akhirnya siapa yang menang ?? Fraksi A atau B atau C . Atau kah malah gantung akhirnya ?? Haha


Saya ngantuk !! Mendengar pertanggungjawaban sang ketua pansus. Bertele-tele ! Yah . . Begitulah konstituen .
Tertidur sebentar . . Dan pikiran saya hanyut ke dalam gedung hijau .
saya duduk diam di kursi empuk itu . . Waa . . benar-benar empuk . Berbeda dengan kursi kuliah saya . . Keras !
"Pantas saja mereka betah !" batin saya mendesah pelan.
Wow . . Dingin sekali ruang besar ini ! Berbeda dengan AC d ruang kuliah saya yang sedikit lagi akan meledak (setiap kuliah saya mendengar suara "krek.krek" seperti AC yang sudah aus) ..
"Kue ini juga enak . Coba setiap kuliah ada kue ini. Pasti saya rajin kuliah ." batin saya menahan tawa .
Pantas saja PARA dewan betah rapat di sini. Dan tertidur pulas setiap rapat ternyata gara-gara ini. Saya juga ngantuk duduk di kursi empuk ini ! Apalagi mereka .
Coba ya kursi ini diganti dengan kursi kayu seperti di SD Negeri. AC besar ini diganti dengan kipas angin . Dan tidak ada kue . Tetapi bawa bakal masing-masing seperti anak TK .

benar-benar menghemat uang rakyat . Dan mungkin setiap kali rapat mereka akan kepanasan, kelaparan . Yah tidak nyaman . Dan akhirnya tidak fokus rapat . . Rakyat juga yang rugi .
Ya sudah . . Kami beri TUAN-TUAN dan NYONYa-NYONYA semua kenikmatan . Kami belikan kursi super empuk dengan ukiran apik dari Jepara , makanan terlezat di negeri ini, dan AC terdingin dan besar agar Tuan dan Nyonya semua nyaman jika rapat. Asal kalian memikirkan kami , agar kami bisa makmur ! Setuju tuan dan nyonya ??
"ya kami setuju untuk kemakmuran rakyat kami !"
Tidak ada perjanjian di atas materai. Tetapi itu janji anda Tuan dan Nyonya saat anda kami belikan tiket masuk ke Gedung Hijau !! Janji yang terucapkan ketika anda merengek untuk dibelikan tiket itu .

Anda semua lupa ??? Anda amnesia atau lupa diri ? Jawab tuan Dewan !

Tiba-tiba saya terjaga dari mimpi singkat itu . . .
Ya saya mendengar ketuk palu itu . . bunyi itu dari mana ??

Sang Hujan oh sang Hujan . . .

Saya sudah tertidur lelap . Dan tiba-tiba terbangun. Suara petir itu terlalu keras membangunkan saya dari tidur !! Memecah mimpi saya . .
Saya melihat kilatan petir yang masuk lewat tirai jendela saya...

Saya tidak suka hujan !!

Tapi . . berusaha suka hujan ketika teman saya bilang "salah satu doa yang mudah didengar allah yaitu ketika hujan . . "

Ya saya terbangun ! Dan saya berdoa di tengah malam bersama guyuran hujan dan petir . .
Saya berdoa sedalam-dalamnya . .
Berusaha meng"connect"kan hati saya dengan sang pencipta . .

Dan saya ingin mulai mencintai sang hujan . . Hujan ini diciptakan dan diturunkan sang pencipta semesta pasti ada niat baik, yang sampai saat ini saya berusaha cari . .
Ya saya pahami dengan rasa syukur . .
saya selami sedalam-dalamnya dengan sekotak harapan . . Sejuta doa . .

saya sering merenung di kala hujan . Dan saya tersadar hujan membawa saya untuk merefleksikan diri saya dalam lamunan . .
Baik buat saya ! Karena saya bisa merenung dengan dalam . . Mencoba meraih dasar hati saya . . semua itu karena hujan . . Suasana nya yang membuat saya seperti ini . .

Terima kasih ya allah . .
Di tengah malam ini , kau bawakan hujan untuk ku , untuk kami yang rindu dingin . .
Karena panas yang telah berkawan di siang hari . .
Kau berikan hujan tepat di malam hari ini . .

Semoga doa ku kau dengar . Dan merangkul aku dalam doa . .
Seperti petir yang ku dengar dan membangunkanku dari tidur ini . .
Amin.amin :)

Aku sayang hujan . . :)

: catatan ku *Raysa Tanjung*

Kamis, 22 Juli 2010

Frame kehidupan di kereta

Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan ada kehidupan kecil di dalam kereta .
Yang saya tahu dan pernah mengalami , saya hanya duduk berjam-jam . Terkadang ada selingan tidur dan makan untuk tiba di jakarta atau semarang selama 7 jam.

Tetapi . . .
Malam ini berbeda . Sungguh berbeda.
Saya melihat kehidupan yang lebih dalam di sini . Ya di KA Tawang Jaya. Bukanlah kereta yang sejuk karena AC. Bukanlah tempat duduk yang empuk dan nyaman.
Tapi . .
Kereta orange , yang panas , dingin karena tiupan angin saat kereta berjalan di atas rel nya,
Tempat duduk yang 90 derajat bikin punggung ini seperti nyai sinden.
Pekikan para pedagang yang hilir mudik seperti "setrika"
Orang-orang yang duduk berdesak. Hingga harus duduk di lantai beralaskan koran .
Saya cukup membayar 33.500 rupiah untuk menginjakkan kaki di jakarta. :)

Saya berfikir sepanjang perjalanan . .
Kok mau ya begini ??

Jawabannya karena uang , cinta , rindu keluarga, atau apalagi yang belum saya temukan jawaban yang tepat.

Kenapa saya katakan uang ??
Karena sepanjang gerbong kereta , para pedagang tanpa rasa lelah ( sebenarnya saya yakin siy lelah sekali :) ) . . Teriak " tahu asin, kacang" . . Terdengar sahutan "mizone(khas logat pedagang. kamu pasti bisa menirukannya.red) . . Pocari, aqua dingin" . .
Dan kontras sekali dengan penumpang yang hanya menggeleng bila tidak berminat menggayam jajanan tsb, atau mengangguk ketika mereka berminat membeli...
Ya seperti itu lah yang saya amati di kereta ini . .

Atau saat-saat lucu. Ingin sekali saya mengabadikan moment ini. Ketika orang-orang bergaya saat tidur.
Teman yang duduk di samping saya "jedak-jeduk" menahan kantuk.
Orang yang di depan saya. Sepasang suami isteri dan anaknya . Tertidur pulas saling memeluk. ya ada cerminan kehidupan yang baik di sini. Kehangatan sebuah keluarga kecil.

Ada lagi . . orang-orang yang duduk di tengah jalan atau koridor gerbong. Mereka terpaksa duduk beralaskan koran. Terinjak-injak , dilangkahi oleh para pedagang. Ya demi kebutuhannya masing-masing. Terlihat tidak sopan siy. Tapi mereka tidak marah. Mau gimana lagi ?? "kami terpaksa seperti ini."
Cerminan yang baik. Dan saya masih meyakini bahwa toleransi bermasyarakat kita masih ada.(walaupun saya belum sanggup menukar tempat duduk ini dengan bapak yang duduk di bawah itu. Hehe)

Ini ada lagi. Kehidupan tanpa cinta sepasang kekasih tidak mungkin ada. Di kereta ini juga begitu,
Dua pasang kekasih yang tidak jauh dari pandangan saya. Saya amati mereka . . Ya sedikit mencuri pandang . . Hehe
Penuh kemesraan. walaupun dalam keadaan seperti ini...
Bisa-bisa nya ya ? Semua karena cinta atau nafsu ? Haha
Ya si pria menyediakan paha nya untuk dijadikan bantal yang empuk dan hangat untuk si wanita.
Dan si wanita dengan lembutnya mengelus kepala sang idaman. Kecupan di pipi didaratkan pada sang gadis berjilbab itu.(kalau saya tidak salah liat. Hehe)

Tak mau kalah pasangan di depannya. Mereka berdua tertidur pulas. Seperti sedang mengalami mimpi yang sama. Sesekali si gadis membenarkan posisi kepala kekasihnya. Atau si pria tertidur mesra di dengkul si wanita(kali ini bukan paha). Saya temukan gaya baru dalam berpacaran. Hehe

Di kursi bagian belakang . . Saya dengar suara yang seragam menyanyikan lagu-lagu gereja atau lagu-lagu nostalgia .(saya tidak tahu judulnya)
Alunan yang syahdu di tengah deru mesin kereta.
"lumayan buat hiburan . Itung-itung live music kaya di cafe" batin saya.

Tak mau kalah , orang tua di depan saya . Memasang radio hingga terdengar oleh kami yang segerbong dengannya. Tembang jawa dan sesekali lagu di tahun 80an .
"ya . . Kali ini karokean" ucap saya menahan tawa.

Sekilas seperti itu lah keadaan kami di gerbong 7 KA Tawang Jaya . Menuju jakarta . .


Cerita kecil : Raysa

Saat Rindu Keluarga . . :(

Malam ini saya masih terbangun . Di tengah suara musik yang dialunkan di tengah sepi nya malam . .
Saya tidak bisa tidur , masih saja memikirkan semarang . . Bukan karena kenangan indah bersama keluarga di sana . . Tetapi. .
Ya sabtu ini saya akan kembali ke sana . Kembali menjadi anak kost . Hidup sendiri . . (lebay , ah). tanpa kehangatan keluarga. untuk beberapa waktu tidak akan merasakan enaknya masakan mama yang dimakan bersama-sama . . saya akan berdamai sejenak dengan adik lelaki saya . . Padahal saya akan rindu dengan olok-olokan dia yang membuat kami akan beradu mulut . . Tidak jarang kami saling mengadu kepada orang tua kami . .
Yaa . . Masa-masa itu yang akan saya rindukan dari keluarga di tangerang . .

Walaupun di semarang , saya masih bisa menelpon mama, bapak . Untuk sekedar menanyakan " Ma, uang nya sudah ditransfer ? " . .
Atau bapak saya yang membangunkan di waktu subuh " ayo solat subuh ! Mama ma bapak sudah jalan pagi . Kamu juga ya. Jangan lupa selalu berdoa "
Yaa . . Hanya kata-kata itu saja sudah membuat saya melepas rindu . Rindu yang dalam . .

Jauh dari keluarga , membuat saya lebih mandiri . .
Sekarang saya sudah bisa mencuci baju sendiri, menggosok baju , ,
Dahulu mama slalu mengingatkan hal itu, tetapi saya terlalu manja dan malas . .

Ya . . Saat menjadi anak kost akan saya hadapi kembali . .
Sepi, sendiri , rindu yang mendalam . . Hari-hari saya akan seperti itu beberapa waktu ke depan . . .

Tidak perlu dipikirkan , semakin dipikirkan . . Semakin saya tidak ingin kembali . .

Yang slalu saya ingat , saya kuliah jauh untuk masa depan . . Yang kelak saya akan membahagiakan dan membanggakan orang tua saya, keluarga dan tentunya saya sendiri . . .
Amin.amin


Mama, bapak tunggu aku ya ! Aku akan datang dengan membawa ijasah Raysa Tanjung Sari, S.Gz dengan IPK cumlaude tentunya . . Amin.amin


Aku butuh doa mama . . Bapak . . Ade . .

Dan ridho Mu ya allah . .


Saya : Raysa tanjung :)

Cinta Gorilla ??

Saya senang sekali ketika saya menemukan semangat baru . .
Menemukan sesuatu hal yang membuat saya betah berlama-lama di kampus . .
Sebisa mungkin semua serba kampus . .

Ya belakang ini , kampus jadi sahabat saya . .
Entah , apa yang membuat saya seperti itu . .
Tapi saya tersadar ketika saya mulai menganalisa perasaan saya . .
Sudah lama saya tidak seperti ini . .

Saya tidak ingat kapan terakhir kali saya jatuh cinta . .
kapan ya ?? Bukankah itu adalah moment yang harus saya ingat ?
Atau saya tulis di buku diary ?
Tapi TIDAK untuk saya . .
Saya terlalu terbuai dengan rasa itu , sehingga tidak sempat menulisnya di kisah diary . . Hehe

Tapi saya ingat beberapa hari ini . .
hati saya mulai tergelitik, senyum saya selalu mengembang, pipi saya merona . .(bukan karena blush on. Hehe)

Rasa itu . .
saya merasa dejavu . .
Seperti kisah di waktu smp. . .
Cinta monyet . Hehe
Tapi sekarang beda . . Saya sudah dewasa . .
Jadi ?? Cinta kakak ny monyet ?Cinta kera ? Cinta gorila ? Hahhahaa

Aneh . Aneh . .
Apa pun namanya . . Rasa jatuh cinta itu tidak pernah berubah . .
Ya tetep seperti yang saya rasa hari ini . .
Dengan gejala klinis : pipi merona, gigi kering karena senyum yang tak pernah hilang , denyut jantung yang berdetak diatas normal, keringat dingin (saat bertemu dengan 'dia'), dll.
Tentunya gejala klinis ini bisa berbeda-beda setiap orang . . Tapi rata-rata angka kejadian seperti itu . . Hehe

Untuk gejala psikologis :
Penuh semangat , selalu riang gembira , rajin , berusaha menunjukkan diri di depan 'dia' . .
Saya tidak tahu lagi . . I have no idea. :)
Saya hanya tahu . . saya harus sering-sering ketemu dia, berusaha show on di depan congornya . Hihi

" kaya bocah aja" dalam hati suka tertawa seperti itu . .

Tapi itulah cinta , kadang di luar logika .


: raysa tanjung :D